Advertisement

Gampang Disukai Orang dengan Hello Effect? Ini Rahasianya

Hello Effect adalah fenomena psikologis di mana persepsi positif atau negatif terhadap satu aspek seseorang atau sesuatu mempengaruhi persepsi terhadap aspek lainnya. Dalam konteks sosial, fenomena ini terjadi ketika Anda memiliki kesan positif terhadap seseorang berdasarkan satu karakteristik yang terbilang baik. Hal ini bisa ditemui apabila Anda baru mengenal orang baru, terutama di lingkungan kerja. 

Hello Effect

Mengingat istilah Hello Effect semakin banyak diperbincangkan karena adanya sosial media, maka terdapat beberapa pengaruh di kehidupan. Misalnya, dalam pendidikan seorang guru akan memiliki interaksi yang berbeda kepada masing-masing siswanya. Perbedaan tersebut disesuaikan dengan presepsi daya tarik yang memang tidak semua orang sama, sehingga guru dituntut untuk bisa menyesuaikan dengan baik.

Contoh Penerapan Hello Effect di Dunia Kerja

Penerapan Hello Effect akan mudah ditemui ketika berada di dunia kerja, karena lebih sering menemukan orang baru baik karyawan maupun klien. Bagi Anda yang berstatus freshgraduate wajib mengetahui contoh penerapan fenomena psikologis satu ini supaya bisa membawa diri dengan baik. Berikut beberapa contoh penerapannya :

1. Dalam Interaksi Sosial

Ketika bertemu seseorang untuk pertama kalinya, cobalah untuk tidak terjebak dalam Hello Effect dengan hanya berdasarkan penampilan fisik atau kesan awal. Berikan kesempatan kepada orang tersebut untuk menunjukkan karakteristik dan kualitas yang sebenarnya seiring berjalannya waktu. Hal ini juga menghindarkan diri supaya Anda tidak terjebak dengan penilaian sesaat. 

2. Ketika Mengambil Keputusan saat Recruitment

Saat seorang Human Resource Development (HRD),  melakukan proses seleksi karyawan hindari terjebak dalam fenomena ini. Karena dengan hanya mempertimbangkan satu aspek saja Anda tidak bisa melihat positif dan negatifnya dengan tepat. Sebaiknya perhatikan secara holistik kemampuan, kualifikasi, dan kepribadian calon karyawan untuk membuat keputusan lebih objektif.

3. Penilaian Kinerja

Jika Anda seorang manager yang melakukan penilaian kinerja, jangan sampai menilai karyawan hanya dari satu hasil penyelesaian project saja. Perhatikan secara adil dan objektif kinerja keseluruhan karyawan, termasuk kekuatan dan kelemahan seluruh karyawan. Hal ini sangat penting supaya tidak sampai salah dalam memberikan penilaian dan apresiasi.

4. Ketika Melakukan Branding dan Marketing

Apabila Anda mendapatkan tugas dari tempat kerja untuk menjalankan branding dan marketing maka jangan sampai mengandalkan fenomena psikologis satu ini. Jangan mengasumsikan bahwa karena satu produk dari merek Anda sukses, maka seluruh produk akan sukses juga. Pastikan setiap produk atau layanan memiliki kualitas dan keunggulan yang sesuai dengan harapan pelanggan.

Baca Juga :  Cara Atasi Doodling Method

Manfaatkan Hello Effect di Lingkungan Kerja

Perlu diketahui, bahwa dengan tersenyum akan memberikan aura positif kepada semua orang yang ada di sekitar Anda. Karena, senyum ini menunjukkan beberapa arti seperti kebaikan, empati dan simpati. Memberikan  aura yang ceria dari hati akan membuat semua oramg menganggap bahwa Anda memang memiliki kepribadian yang membawa ketenangan dan kesenangan. 

Baca Juga : Cara Hilangkan Breakup Insomnia

Dalam memperhatikan penampilan setiap bekerja akan memberikan dampak positif juga bagi Anda. Dengan memberikan Hello Effect yang baik akan membuat penilaian Anda dalam dunia kerja menjadi sempurna. Tidak perlu melakukan perubahan fisik terutama yang ekstrem, cukup dengan selalu mengenakan pakaian yang bersih dan rapi sudah cukup membantu Anda. 

Tidak mungkin Anda tidak memberikan first impression kepada seseorang yang baru ditemui. Namun, dibutuhkan kesempatan kedua untuk berfikir kritis terhadap kesan pertama yang Anda dapatkan. Apabila dirasa kesulitan dalam memberikan penilaian yang objektif maka tidak ada salahnya untuk memberikan kesempatan kedua guna menilai kepribadian seseorang. 

Posting Komentar

0 Komentar