Advertisement

Cara Membuat Report Text: Struktur, Ciri, & Langkah Membuat

Cara Membuat Report Text

Cara Membuat Report Text dan Contohnya - Setelah kamu mengetahui jenis teks bahasa Inggris pada postingan sebelumnya, sekarang saatnya kamu memahami lebih dalam mengenai masing-masing jenis teks bahasa Inggris tersebut. Namun, tentunya kamu akan belajar satu-satu untuk setiap jenisnya sehingga kamu bisa paham secara detail. Pada postingan ini, kamu akan memahami report text secara khusus, mulai dari pengertiannya, tujuannya, jenis-jenisnya, strukturnya, ciri-cirinya, hingga cara membuat report text.

(Baca Juga: Procedure Text)


Pengertian Report Text

Menurut website LingoAce, banyak pelajar bahasa Inggris yang sering bingung membedakan report text dan descriptive text ketika pertama kali mempelajariya. Mudahnya, descriptive text mendeskripsikan secara subjektif mengenai sebuah objek, sedangkan report text mendeskripsikan suatu objek secara umum dan berdasarkan penelitian. Pada postingan ini, kamu akan belajar cara membuat report text sehingga kamu tidak akan keliru lagi ketika membuat atau membaca sebuah teks bahasa Inggris.

Tulisan dalam bentuk report text ini biasanya muncul setelah adanya penyelidikan/penelitian sehingga report text sifatnya informatif dan faktual serta harus dibuat dengan sebenar-benarnya. Sehingga, mengetahui cara membuat report text sangat penting sehingga report text bisa dengan mudah dibaca dan efisien.


Tujuan Report Text

Report text, yang disebut juga sebagai informational text, ditulis dengan tujuan untuk memberikan gambaran mengenai suatu objek yang penulisannya didasarkan pada hasil observasi atau penelitian. Sehingga, objek yang ditulis dalam report text biasanya berupa fenomena alam, fenomena sosial, benda-benda, dan sejenisnya.

Tujuan dari orang-orang ingin mengetahui cara membuat report text tentunya ingin menyusun report text dengan benar karena hasil tulisan report text nantinya memang untuk diketahui oleh publik. Penulisannya pun harus sistematis karena di dalam report text memuat berbagai fakta mengenai sebuah objek sehingga fakta-fakta yang ada harus bisa dituliskan secara jelas.

(Baca Juga: Descriptive Text)


Apa Jenis-jenis Report Text?

Menurut David Rose dan J.R. Martin (penulis buku Genre Relations: Mapping Culture), report text dibagi menjadi 3 jenis :

- Descriptive report text : Memberi informasi mengenai sebuah objek dan kemudian mendeskripsikan ciri-cirinya.

- Classifying report text : Mengklasifikasikan sebuah objek termasuk dalam kelompok/kriteria apa dan kemudian mendeskripsikannya.

- Compositional report text : Memberi informasi mengenai bagian-bagian sebuah objek.


Struktur Report Text

Untuk mengetahui cara membuat report text, kamu perlu mengetahui struktur report text. Secara garis besar, report text terdiri dari 2 struktur :

General classification

Bagian ini berisi informasi umum mengenai objek yang akan dibahas, seperti penjelasan umum, klasifikasi, dan keterangan-keterangan lainnya.

Description

Bagain ini berisi penjelasan lebih dalam mengenai objek yang dibahas dan penulisannya didasarkan pada penelitian, observasi, atau pengamatan yang sudah dilakukan sebelumnya.


Ciri-ciri Report Text (Kaidah Kebahasaan Report Text)

- Menggunakan general noun daripada particular noun, seperti dog, cat, dan house, rain (bukan our dog, your cat, atau my house)

- Menggunakan linking verbs yang gunanya untuk mendeskripsikan, seperti to be (is/am/are), seem, look, taste, dan lain-lain.

- Menggunakan action verbs ketika mendeskripsikan suatu perilaku.

- Menggunakan kata sambung/conjunction seperti so, hence, therefore untuk menyimpulkan sesuatu.

- Menggunakan present tense.

- Menggunakan istilah-istilah yang mungkin awam bagi orang umum (technical terms).

- Terdapat gambar/statistik untuk data pendukung.


Apa Saja Langkah-langkah Dalam Membuat Report Text? (Cara Membuat Report Text)

1. Pilih topik yang ingin kamu bahas dalam report text

- Sebisa mungkin untuk memilih topik yang kamu suka sehingga kamu merasa enjoy ketika membuat report text-nya.

- Selain itu, pilihlah topik yang spesifik, tidak terlalu luas maupun terlalu sempit pembahasannya.

- Pilihlah topik yang memiliki banyak data pendukung.

2. Lakukan research/penelitian

- Pilihlah sumber-sumber berkualitas.

- Kamu bisa menemukan sumber-sumber berkualitas tersebut di perpustakaan atau jurnal-jurnal resmi di internet.

- Jangan lupa untuk take note setiap informasi penting, dan jangan lupa utuk menyimpan sitasinya.

3. Buatlah thesis statement

- Thesis statement-mu harus berisi ide pokok yang ingin kamu sampaikan ke pembacamu dan tidak boleh berisi pendapat pribadi.

4. Membuat outline

- Buatlah 3-4 poin besar yang berkaitan dengan thesis statement-mu.

- Kemudian buatlah detail-detail dari setiap poin besar tersebut.

5. Mulai membuat report text

- Buatlah report text sesuai dengan strukturnya dan praktekkan kaidah penulisan report text.

- Paragraf pertama berisi topik apa yang ingin kamu bahas dan thesis statement.

- 1 paragraf berisi 1 ide saja.

- Masukkan data pendukung yang sudah kamu research sebelumnya ke setiap paragrafmu.

- Buat kesimpulan pada akhir paragraf

6. Baca ulang report text-mu

- Cek apakah semua kalimatmu make sense dan enak dibaca.

- Cek apakah ada kesalahan penulisan.


Contoh Report Text Singkat Dalam Bahasa Inggris Beserta Artinya

Anjing Polisi

Semua orang tahu bahwa anjing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling setia kepada pemiliknya. Saking setianya, anjing akan selalu pergi kemana pemiliknya pergi. Selain setia, anjing adalah salah satu hewan yang memiliki kecerdasan tinggi sehingga ada beberapa anjing yang memang khusus dilatih untuk membantu pekerjaan manusia, seperti yang dilakukan oleh anjing polisi. Anjing polisi adalah anjing terlatih yang memang dipelihara untuk membantu para polisi melakukan tugasnya, seperti melacak bom, mengejar penjahat, mendeteksi narkoba, dan tugas-tugas kepolisian lainnya. Namun, tidak semua jenis anjing dapat dilatih sebagai anjing polisi. Setidaknya, ada 3 jenis anjing yang paling sering digunakan untuk membantu kepolisian melakukan tugasnya, yaitu Belgian Malinois, Dutch Shepherd, dan German Shepherd.

Sesuai dengan namanya, Belgian Malinois adalah jenis anjing yang asalnya dari daerah Malines di Belgia. Jenis anjing ini memiliki tinggi antara 56 cm hingga 66 cm dan berat antara 18 kg hingga 36 kg. Jenis anjing ini juga memiliki bulu tebal hingga 5cm dengan warna bulunya adalah coklat kekuningan seperti kulit pohon mahoni dan ujung bulunya yang berwarna hitam. Belgian Malinois sering dipelihara oleh kepolisian dan kemiliteran sebagai anjing penjaga dan anjing pelindung. Karena kesetiaannya, ketangkasannya, dan fisiknya yang kuat, Belgian Malinois sering dijadikan sebagai anjing penjaga keluarga dan, oleh sebab itu, banyak kepolisian dan kemiliteran juga menggunakan jenis anjing ini untuk melindungi para polisi yang sedang bertugas. Selain itu, jenis anjing ini juga mampu melacak bom dan narkotika.

Dutch Shepherd adalah jenis anjing yang pada awalnya digunakan oleh para petani/penggembala di Belanda untuk melakukan pekerjaan pertanian di pedesaan Belanda, seperti menggembalakan berbagai ternak, mengusir ayam yang mengganggu pertanian, menarik gerobak, dan mengawasi pertanian. Namun karena kompetensinya dalam segala hal dan sifatnya yang bisa dilatih, jenis anjing ini kini banyak digunakan sebagai anjing polisi untuk mengawasi, melakukan tugas pencarian/penyelamatan, dan lain-lain. Bahkan jenis anjing ini juga sering digunakan sebagai penuntun jalan bagi mereka yang buta. Ukuran Dutch Shepherd jantan dan betina berbeda. Untuk yang jantan berukuran 22 inci hingga 25 inci, sedangkan yang betina berukuran 21 inci hingga 24 inci. Keduanya dapat memiliki berat sekitar 50 pon hingga 70 pon, bahkan bisa berukuran lebih besar, dan memiliki warna bulu sandy gold.

German Shepherd adalah anjing betubuh kekardn panjang dengan tinggi tubuh sekitar 56 cm hingga 66 cm dan berat sekitar 34 kg hingga 43 kg. Jenis anjing ini memiliki bulu yang kasar dan memiliki campuran bulu warna putih, abu-abu, hitam, dan coklat. Karena memiliki ukuran yang besar dan atletis, anjing ini juga sering dijadikan sebagai anjing polisi. Anjing ini memiliki tingkat kewaspadaan dan kesetiaan yang tinggi sehingga anjing ini juga sering dijadikan pemandu jalan untuk mereka yang buta.

Penjelasan :

- Paragraf pertama adalah general classification. Pada bagian ini, paragraf yang ditulis adalah penjelasan anjing polisi secara umum dan kemudian menyebutkan beberapa jenis anjing polisi yang paling sering digunakan, yaitu Belgian Malinois, Dutch Shepherd, dan German Shepherd..

- Paragraf kedua, ketiga, dan keempay adalah description, di mana masing-masing jenis anjing polisi tersebut dijelaskan lebih detail, seperti bagaimana ciri fisikya, asalnya, dan karakternya.


Kesimpulan

Bagaimana materi mengenai report text di atas? Bagi kamu yang masih sekolah tingkat SMA atau kuliah pada semester awal, materi mengenai cara membuat report text ini mungkin akan sangat bermanfaat buat kamu. Pastikan report text yang akan kamu buat memenuhi semua aturannya sehingga report text yang kamu buat mudah dipahami.

Oke, sekian. Semoga postingan ini menambah pengetahuanmu mengenai bahasa Inggris, ya.



Posting Komentar

0 Komentar