Advertisement

Nyeri Sendi Biasa? Hati-hati 7+ Gejala Ini Bisa Jadi Sebab Saraf Kejepit

Saraf kejepit adalah kondisi pada tekanan saraf oleh jaringan di sekitar tubuh, yang jika terjadi sangat nyeri hebat bahkan sampai tidak bisa bergerak. Dimulai dari beberapa gejala yang biasanya disepelekan karena dianggap sakit biasa. Tentunya dengan hal ini bisa membuat penyakit bertambah parah, maka dari itu kenali beberapa 8 gejala Berikut ini.


1. Rasa Kesemutan yang Disepelekan

Umumnya kesemutan adalah hal biasa yang mudah sekali dihilangkan, karena selalu terjadi saat bagian tubuh terlalu banyak bergerak maupun dilipat lama. Anda hanya perlu meluruskannya agar sirkulasi darah kembali memperbaiki fungsi saraf. Namun jika selalu terjadi setiap beraktivitas sedikit patutnya harus kembali diwaspadai karena bisa menjadi gejala saraf kejepit yang tidak disadari. 

2. Mati Rasa Setelah Melakukan Aktivitas

Bahkan posisi dalam bersantai sekalipun biasanya membuat tubuh menjadi mati rasa seperti duduk dengan postur yang buruk. Terutama setelah Anda melakukan aktivitas, tubuh mati rasa karena tekanan berlebih pada tulang. Hal ini sangat berbahaya karena seringkali menjadi penyebab saraf kejepit. Maka dari itu menyepelekan postur tubuh ini potensinya sangat besar. 

3. Sensasi Terbakar dari Beberapa Sendi Tubuh

Yang mungkin umumnya hanya dianggap sebagai pegal-pegal biasa namun terasa sangat sakit yaitu sampai terasa sensasi terbakar di beberapa sendi tubuh. Di mana rasa sakitnya berada di titik-titik Anda selalu bergerak seperti tulang belakang saraf tulang, lengan, tengkuk dan kaki. Tentunya hal ini membuat rasa sakit pas hanya di titik tersebut terutama ketika ditekan. 

4. Sakit Saat Berubah Posisi Tubuh

Bila terasa nyeri di beberapa sisi tubuh ketika Anda mencondongkan ke posisi berbeda dapat menjadi gejala umum yang biasa terjadi. Seperti ketika nyeri panggul yang sakit ketika Anda mencondongkan miring namun berkurang sakitnya saat berbaring lurus. Hal ini umumnya terjadi bagi para lansia yang memang kekuatan tulangnya tentu semakin melemah. 

5. Rasa Kaku dan Tegang Saat Ingin Bergerak

Bahkan jika Anda sudah mengalami rasa kaku atau tegang ketika sedang melakukan pergerakan apapun setelah beraktivitas harus kembali hati-hati. Karena ketika tegang seperti kram tentunya tidak bisa menggerakkan anggota tubuh dan tentu bisa jangka panjang bila tidak diatasi. Bahkan dianjurkan untuk melakukan peregangan tipis-tipis agar otot kembali lentur.  

6. Otot Melemah

Namun biasanya juga bagian otot mulai melemah ketika muncul gejala-gejala lain dari saraf kejepit. Bahkan biasanya Anda memiliki kekuatan yang cenderung masih sulit dalam mencengkram sesuatu. Jadi tidak mampu menerima rangsangan otot saat bereaksi sehingga lebih sulit ketika harus melakukan pekerjaan yang banyak memindahkan barang-barang. 

7. Kelelahan Berlebih Meski Beraktivitas Ringan

Jika Anda merasakan kelelahan berlebih meski biasanya selalu melakukan aktivitas yang termasuk ringan, meski awalnya biasa saja bisa menjadi salah satu gejalanya. Di mana daya tahan tidak lagi seperti dulu mesti hanya bergerak dan berjalan secara kaki memberikan sinyal yang lemah. Di mana rangsangan gerak benar-benar berkurang sehingga tidak lagi sanggup banyak bergerak.

8. Sulit Menahan Kencing

Bahkan hal yang mungkin tidak terpikirkan Yaitu Anda jadi sulit menahan Kencing, di mana seperti terjadi pada ibu hamil. Hal ini karena saraf yang menekan di bagian punggung bawah sehingga usus dan kandung kemih sulit untuk terkontrol. Tentunya aktivitas terjadi terganggu karena air kencing akan keluar sedikit-sedikit ketika beraktivitas. Bahkan sampai sulit Menahan buang air besar.  

Dengan 8 gejala tersebut Anda tentunya bisa kembali waspada dan tidak mengabaikan ciri-ciri yang kerap terjadi. Karena gejala saraf kejepit ini seringkali tidak disadari dan berakhir dari nyeri hebat yang harus segera ditangani. Bila merasakan nyeri sendi segera obati dan konsultasikan ke ahlinya yaitu dokter spesialis saraf terutama jika Anda sudah memasuki umur lanjut usia.  

Posting Komentar

0 Komentar