Advertisement

Apa Perbedaan TOEFL, TOEIC, dan IELTS?

Apa Perbedaan TOEFL, TOEIC, dan IELTS?

Apa Perbedaan TOEFL, TOEIC, dan IELTS? - Pada beberapa kondisi, kamu setidaknya pernah menemukan 1 syarat yang mengharuskan kamu untuk mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris, entah itu syarat untuk lulus kuliah, syarat untuk mendaftar kerja, syarat untuk mendaftar sekolah, dan sebagainya. Untuk melakukan tes kemampuan bahasa Inggris, setidaknya ada 3 jenis tes populer yang bisa kamu pilih untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris kamu, yaitu TOEFL, TOEIC, dan IELTS. Meskipun ketiganya sama-sama untuk menguji kemampuan bahasa Inggris, namun sebenarnya ada perbedaan di antara ketiga jenis tersebut. Lalu, apa yang dimaksud dengan TOEFL, IELTS, dan TOEIC? Apa saja perbedaan TOEFL, TOEIC, dan IELTS?

(Baca Juga : Ucapan Terima Kasih Bahasa Inggris Gaul dan Sopan)


TOEFL

TOEFL, Test of English as a Foreign Language, adalah tes kemampuan bahasa Inggris terpopuler di Indonesia. Sertifikat jenis tes ini sering dijadikan syarat lulus di beberapa universitas di Indonesia dan juga syarat untuk orang asing yang ingin masuk sekolah ke Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara di Amerika Utara. Sehingga kiblat bahasa Inggris yang digunakan dalam jenis tes bahasa Inggris ini adalah American English.

Menurut VOA English Learning, TOEFL ada 2 jenis, di antaranya :

- IBT (Internet-based Test) : Jenis tes TOEFL ini terdiri dari tes reading, speaking, writing, dan listening dengan skor total adalah 120. Jenis TOEFL ini sering dijadikan syarat untuk masuk ke banyak universitas di Amerika. Untuk mengikuti jenis tes TOEFL ini, kamu harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, di mana biasanya di kisaran harga 2 juta ke atas.

- ITP (Institutional Testing Program) : Jenis tes TOEFL ini bersifat institusional. Artinya, hanya berlaku pada institusi tertentu saja untuk mengevaluasi kemampuan siswa, atau dengan kata lain, jenis tes TOEFL ini sering dijadikan syarat lulus kuliah di beberapa universitas. Jenis tes ini terdiri dari listening, structure and written expression, dan reading comprehension dengan skor maksimal hingga 667. Untuk tes pelaksanaannya ada yang dilakukan secara online dan offline.

Di Indonesia sendiri, sebelum adanya TOEFL IBT, terdapat juga TOEFL PBT (Paper-based Test) dan TOEFL CBT (Computer-based Test). Namun, sejak tahun 2005 tes TOEFL CBT dan TOEFL PBT sudah ditiadakan dan digantikan oleh tes TOEFL IBT. Jadi, jika kamu membutuhkan tes TOEFL untuk keluar negeri, langsung pilih TOEFL IBT saja.

For your information, sertifikat TOEFL hanya berlaku 2 tahun saja sehingga kamu perlu mengikuti tes TOEFL ulang setelah masa berlaku sertifikat habis.


TOEIC

Jika TOEFL lebih berfokus pada tes kemampuan bahasa Inggris di lingkungan pendidikan, TOEIC, atau Test of English for International Communication, adalah tes kemampuan berbahasa Inggris yang difokuskan untuk digunakan di lingkungan internasional, terutama dalam lingkungan bisnis.

Tes TOEIC ini merupakan paling populer di dunia di antara jenis tes kemampuan berbahasa Inggris yang lain karena penilaiannya berdasarkan standar internasional sehingga lebih diakui di mana-mana daripada tes TOEFL. Banyak perusahaan internasional lebih mensyaratkan jenis sertifikat ini karena pertanyaan yang diujikan dalam tes ini berhubungan dengan dunia bisnis, seperti tentang rapat perusahaan, percakapan di kantor, dan lain-lain.

Lalu, TOEIC menggunakan aksen apa? Karena fokusnya di lingkungan internasional, kiblat bahasa Inggris yang digunakan pun ada beberapa, yaitu Australian English, American English, North American English, dan British English.

Jenis soal yang diujikan ada 4 jenis, yaitu listening, writing, speaking dan reading comprehension dengan rincian skor dari 10-990. Masa berlaku sertifikat TOEIC juga 2 tahun.


IELTS

IELTS, atau International English Language Testing System, adalah jenis tes kemampuan berbahasa Inggris yang lebih banyak digunakan di negara sekitar Eropa sehingga kiblat bahasa Inggris yang digunakan pun British English, bukan American EnglishUntuk skor maksimal dalam tes IELTS ini adalah 40. IELTS pun memiliki 2 bentuk ujian berdasarkan kebutuhannya :

- Academic IELTS : Pertanyaannya berisikan topik yang dibahas di program undergraduate, graduate, atau profesional. Jenis IELTS ini digunakan untuk keperluan mendaftar sekolah

- General IELTS : Pertanyaannya berisikan topik umum, dan jenis ini dipilih biasanya untuk digunakan keperluan melamar pekerjaan.

Demikian penjelasan tentang perbedaan TOEFL, TOEIC, dan IELTS. Kesimpulannya, ketiga jenis tes kemampuan bahasa Inggris tersebut intinya sama, berbeda di kebutuhan saja. Jadi kamu bisa pilih sesuai dengan keperluan yang akan kamu lakukan ya.

Oke, semoga kamu mendapat insight dari postingan ini. Thank you!

(Baca Juga : Ingin Ngobrol Lancar Sama Bule? Coba Terapkan Tips Lancar Ngomong Bahasa Inggris Ini!)


Search Keywords : perbedaan toefl dan ielts dan toeic, perbedaan toefl ielts dan toeic, perbedaan toeic toefl dan ielts, perbedaan toefl toeic dan ielts, bedanya toefl ielts dan toeic, apa perbedaan tes toefl dan toeic, ielts dan toefl apa bedanya, apa yang dimaksud dengan toefl ielts dan toeic, kepanjangan toeic dan toefl, toefl ielts toeic, toeic singkatan dari, beda toefl dan ielts, toeic menggunakan aksen apa

Posting Komentar

0 Komentar